Antisipasi kasus Omicron masuk Yogyakarta
Pandemi Covid-19 di
Indonesia nyatanya belum usai. Hal ini ditunjukkan dengan masuknya kasus varian
baru yakni SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau dikenal dengan Omicron. Virus Corona varian Omicron telah terdeteksi masuk ke
Indonesia pada 15 Desember lalu. Sebelumnya,
varian ini dilaporkan kepada WHO dari Afrika Selatan. Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak panik
dan tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan: memakai masker, mencuci tangan
dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan hingga
membatasi mobilitas. Usai Menteri Kesehatan mengumumkan
bahwa varian tersebut terdeteksi masuk ke Indonesia, sejumlah pemerintah daerah
mulai melakukan sederet langkah guna mengantisipasi masuk ke wilayah
masing-masing.
Kementerian Kesehatan kembali melaporkan bahwa ada tambahan kasus virus
COVID-19 varian Omicron
di Indonesia. Berdasarkan data
Kementerian Kesehatan per 21 Januari 2022 total terdapat 1.161 kasus Omicron yang terdeteksi hingga 21 Januari
2022. Umumnya yang terkena Omicron sudah
mendapatkan vaksinasi COVID-19. Sehingga sebagian besar gejala yang dikeluhkan
ringan maupun tanpa gejala. kasus terbanyak datang PPLN (Pelaku Perjalanan Luar Negri) dari Arab Saudi (147 orang) yang didominasi pekerja migran Indonesia. Lalu
disusul dari Turki (127 orang) yang sebagian besar adalah mereka yang baru
berwisata dari sana.
Pemerintah memperkirakan puncak kasus varian Omicron di Indonesia bakal
terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 2022. Hal ini mengacu
pada kejadian di sejumlah negara yang menghadapi varian Omicron. Mereka
mengalami puncak kenaikan kasus yang dicapai dengan cepat dan tinggi dalam
waktu antara 35-65 hari sejak kasus pertama ditemukan. Cara terbaik menyikapi
kenaikan kasus varian Omicron adalah dengan mengikuti protokol kesehatan dengan
disiplin dan segera dapatkan vaksin jika gilirannya tiba.
Sebelumnya, situasi Covid-19
Yogyakarta sempat "merah" karena digempur varian Delta pada Juni
sampai Agustus 2021. Saat itu, Yogyakarta menjadi salah satu daerah paling
parah dengan penularan harian mencapai hampir 3.000 kasus dan banyak pasien
Covid-19 meninggal. Hingga kini belum ada kasus Omicron di Yogyakarta meski
daerah itu "banjir" wisatawan selama libur tahun baru kemarin. upaya
yang ditempuh dalam menghadang Omicron yang diketahui lebih cepat menular
dibanding varian Delta, salah satunya dengan mempercepat vaksinasi.
Penyuntikkan vaksin Covid-19 diutamakan bagi kelompok rentan, seperti orang
lanjut usia atau lansia. Di Yogyakarta, pencapaian vaksinasi lansia dosis pertama mencapi 82,13
persen dan dosis kedua sebanyak 71,85 persen. Sedangkan vaksinasi anak suai 6 -
11 tahun mencapai 52,18 persen. Dalam mengantisipasi kemungkinan lonjakan kasus
Covid-19, Sultan mengatakan, pemerintah daerah sudah menyediakan sejumlah
fasilitas isolasi terpadu. kenaikan kasus Omicron yang saat ini terjadi di
Jakarta disebabkan kepulangan pelaku perjalanan luar negeri. Sementara
munculnya kasus Omicron di Surabaya, Jawa Timur, juga dipicu hal yang sama karena Surabaya
merupakan salah satu pintu masuk orang yang baru datang dari luar negeri. peningkatan
pelacakan di wilayah aglomerasi serta pencapaian vaksinasi dosis pertama dan
kedua di Pulau Jawa dan Pulau Bali yang meningkat. Untuk mencegah penyebaran varian
Omicron, pemerintah pusat menyampaikan tiga instruksi ke pemerintah daerah:
1. Pengetatan pintu masuk untuk mencegah masuknya varian Omicron.
2. Covid-19 varian Omicron telah menimbulkan gelombang baru di berbagai
negara, kemungkinan yang sama dapat terjadi di Indonesia.
3.
Tanda-tanda peningkatan kasus secara perlahan mulai terlihat.
Antisipasi ditemukannya kasus omicron di Jogja pemkot melakukan
penyekatan atau penutupan wilayah
akan dilakukan Pemkot Yogyakarta ketika menemukan
varian Omicron di Kota Pelajar. Setiap pasien yang teridentifikasi Covid-19 akan
melalui pemeriksaan khusus di laboraturium mikro milik Universitas Gadjah Mada
(UGM) untuk diketahui jenis Covid-19 yang diderita pasien. penyebaran Covid-19 varian Omicron terjadi
sangat cepat. Sehingga untuk memutus rantai penyebaran yang berpotensi meluas
dilakukan penyekatan otomatis mensekat-sekat juga wilayah sesuai luas
penyebarannya jika diketahui itu Omicron, serta untuk pelaku perjalanan yang memang kondisi sakit dan tidak memiliki syarat
perjalanan seperti bukti vaksin dan hasil swab negatif Covid-19 tidak nekat ke
Jogja.
Referensi :
Comments
Post a Comment